Fungsi Logical (Secara Logika)
Manusia terlahir dianugerahi oleh logika plus perasaan, namun entah kenapa sekarang kita sering menyerahkan urusan logika pada komputer yang tidak memiliki perasaan sama sekali. Mungkin karena kalau kita jujur ternyata komputer lebih tegas dalam berlogika dan tentu saja lebih cepat. Namun tentu saja komputer tetap benda mati yang tidak bisa melakukan apa-apa tanpa kita suruh untuk mengerjakan sesuatu. Baiklah, sekarang kita suruh komputer kita untuk berlogika sesuai keinginan kita. Bahasan kita adalah beragam fungsi logika yang digunakan dalam datasheet Excel. Tentu saja kita tidak mungkin lepas dari suatu pernyataan "Jika ... maka ... selain itu ..." yang jika dipindahkan ke bahasa program menjadi "IF ... THEN ... ELSE". Fungsi yang paling dominan adalah fungsi IF ditambah fungsi lain seperti AND, OR, NOT, FALSE, TRUE.
Fungsi Logika “AND” di Microsoft Excel
Fungsi ini digunakan untuk memperbandingkan dua buah kata data atau lebih. Proses dilaksanakan jika semua data dipenuhi.
Cara penulisan : =AND(perbandingan 1;perbandingan 2;….)
Contoh : = AND(D6=A;E6=6000).
Dibaca : D6=A dan E6=6000 .
================Fungsi AND================Kondisi 1 Kondisi 2 HasilTRUE TRUE TRUETRUE FALSE FALSEFALSE TRUE FALSEFALSE FALSE FALSEFungsi ini akan menghasilkan nilai “TRUE” bila semua pernyataan bernilai benar, dan akan bernilai “FALSE”, bila salah satu atau semua pernyataan bernilai salah.
Dari fungsi diatas akan menghasilkan nilai “TRUE”, karena:
· Penyataan ke-1, “1+1=2 (TRUE),
· Penyataan ke-2, “2+2=4 (TRUE).
· Penyataan ke-1, “1+1=4 (FALSE),
· Penyataan ke-2, “2+2=4 (TRUE).
Dari fungsi diatas akan menghasilkan nilai “FALSE”, karena:
Penyataan ke-1, “1+1=4 (FALSE),
Penyataan ke-2, “2+2=2 (FALSE).
Penyataan ke-1, “1+1=4 (FALSE),
Penyataan ke-2, “2+2=2 (FALSE).
Untuk perbandingan dua atau lebih dari kalimat logika, dapat digunakan perintah OR.
Cara penulisan : =OR(perbandingan 1;perbandingan 2;….)
Contoh : =OR(D5="A";D5="B";D5="C")
Dibaca : D5=A atau D5=B atau D5=C.
================Fungsi OR================Kondisi 1 Kondisi 2 HasilTRUE TRUE TRUETRUE FALSE TRUEFALSE TRUE TRUEFALSE FALSE FALSEFungsi ini akan menghasilkan nilai “TRUE” bila salah satu atau semua pernyataan bernilai benar, dan akan bernilai “FALSE”, bila semua pernyataan bernilai salah.
Dari fungsi diatas akan menghasilkan nilai “TRUE”, karena:
Penyataan ke-1, “1+1=2 (TRUE),
Penyataan ke-2, “2+2=4 (TRUE).
Penyataan ke-1, “1+1=2 (TRUE),
Penyataan ke-2, “2+2=4 (TRUE).
Dari fungsi diatas akan menghasilkan nilai “TRUE”, karena:
Penyataan ke-1, “1+1=4 (FALSE),
Penyataan ke-2, “2+2=4 (TRUE).
Penyataan ke-1, “1+1=4 (FALSE),
Penyataan ke-2, “2+2=4 (TRUE).
Dari fungsi diatas akan menghasilkan nilai “FALSE”, karena:
Penyataan ke-1, “1+1=4 (FALSE),
Penyataan ke-2, “2+2=2 (FALSE).
Penyataan ke-1, “1+1=4 (FALSE),
Penyataan ke-2, “2+2=2 (FALSE).
=IF(Logical_test, value_if_true, value_if_false)
Fungsi ini berguna untuk mengikuti suatu sel apakah berisikan nilai yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan dan akan diberikan nilai, ataukah tidak sehingga akan dierikan nilai yang lainnya. Pada jendelaIF , isian logical test adalah alamat sel yang akan diuji beserta kondisi yang telah ditentukan, value_if_true adalah nilai yang diberikan jika selyang diuji memenuhi kriteria, dan value_if_false adalah nilai yang diberikan jika sel yang diuji tidak memenuhi criteria. Misalanya, kita akan menguji nilai pada sel B1, jika lebih dari atau sama dengan 60 maka sel B2 dituliskan "LULUS". Selain dari itu, dituliskan "TIDAK LULUS" maka perintahnya sebagai berikut.
=IF(B1>=60,"LULUS","TIDAK LULUS")
If, digunakan untuk menguji nilai yang benar dari satu atau lebih dari satu kondisi, format penulisan : =if(kondisi,nilai_benar,nilai_salah),
· Kondisi, ialah suatu pernyataan yang akan diuji,
· Nilai_benar, ialah nilai yang akan dihasilkan bila suatu penyataan telah diuji (kondisi) bernilai benar,
· Nilai_salah, ialah nilai yang akan dihasilkan bila suatu penyataan telah diuji (kondisi) bernilai salah.
Pernyataaan dengan satu kondisi,
Pernyataan diatas akan menghasilkan nilai “BENAR” jika sel B1 bernilai 1 (satu), dan akan akan menghasilkan nilai “SALAH” jika sel B1 bernilai bukan selain 1 (satu).
Pernyataan diatas akan menghasilkan nilai “Juara Satu” jika sel B1 bernilai 1 (satu), jika salah akan menghasilkan nilai “Juara Dua” jika sel B1 bernilai 2 (dua), jika salah akan menghasilkan nilai “Juara Tiga” jika sel B1 bernilai 3 (tiga),jika salah akan menghasilkan nilai “Bukan Juara” jika sel B1 bernilai bukan selain 1(satu), 2 (dua), 3 (tiga).
Fungsi ini digunakan untuk mencari kebalikandari suatu perbandingan.
Cara penulisan : = NOT( (perbandingan 1)
Contoh : = NOT(FALSE) = TRUE
Dibaca : Bukan salah, berarti benar
Sekarang kita bahas fungsi selanjutnya yaitu NOT. Fungsi ini bersifat menegasikan atau membalik suatu kondisi. Misalkan ada sell bernilai TRUE maka dengan fungsi NOT maka akan dibalik menjadi FALSE. Efek fungsi ini mungkin akan lebih terasa jika dipadukan dengan fungsi IF dan IS seperti ISBLANK, ISNA, ISNUMBER, ISTEXT, dsb. Oh iya, ada satu hal yang ingin saya terangkan yaitu tentang operator perbandingan dalam Excel. Untuk membandingkan dua nilai anda dapat menggunakan operator seperti berikut ini, (yang akan menghasilkan nilai TRUE dan FALSE)
Operator | Arti | Contoh |
= | (tanda sama dengan) | A1=A2 |
>
| (tanda lebih besar) | A1>A3 |
<
| (tanda lebih kecil) | |
>=
| (tanda lebih besar sama dengan) | 10>=9 |
<=
| (tanda lebih kecil sama dengan) | A1<=4 |
| <> | (tanda tidak sama dengan) | A2<>B2 |
Sekarang kita mempunyai contoh kasus seperti gambar diatas. Pada kolom pertama terdapat mata kuliah yang sudah ditempuh kemudian kolom dua dan tiga berisi nilai mata kuliah yang bersangkutan. Khusus kolom 'Nilai 2' hanya diisi jika telah mengulang mata kuliah tersebut. Kolom 'Nilai Akhir' adalah nilai tertinggi dari 'Nilai 1' dan 'Nilai 2', kemudian kolom 'Keterangan' akan kita isi dengan teks "Mengulang" atau "Tidak mengulang" tergantung pada nilai akhir yang diperoleh. Saya memang membatasi kolom nilai hanya dua kolom karena menurut saya sudah sepantasnya kita tidak mengulang mata kuliah yang sama berkali-kali :). Jika anda menghendaki, anda dapat menambahkan kolom 'Nilai 3' dan seterusnya yang tentu saja harus mengubah formula yang akan kita bahas nanti.
Formula pada kolom 'Nilai Akhir' cenderung mudah, tapi terus terang saya sempat terjebak dengan formula yang saya buat. Jika anda penasaran mengapa saya katakan saya terjebak, saya berikan formulanya lebih dahulu baru kita bahas kemudian. Formula di sell E3, lalu tinggal anda copykan kebawah.
=IF(NOT(ISBLANK(D3));IF(D3 -------2------- -------1------ -2Sebenarnya fungsi utamanya ada pada bagian yang saya beri tanda 1. Berhubung sekalian kita melakukan cek apakah mata kuliah tersebut pernah diulang atau tidak maka ditambahkan fungsi yang bertanda 2. Saya katakan terjebak karena kebiasaan dulu waktu kuliah huruf "A" pasti lebih tinggi nilainya dari huruf "B", padahal Excel tidak mengenal sistem penilaian tersebut, baginya huruf "A" lebih dulu dari "B" sehingga nilainya lebih rendah daripada "B". Sehingga saya menggunakan tanda lebih kecil (<) untuk mendapatkan nilai tertinggi antara sel D3 dan C3.
Seperti anda lihat, saya menggunakan fungsi NOT bersamaan dengan fungsi ISBLANK, karena jika sel D3 masih kosong formula diatas akan mengambil data di sel C3 tapi jika sel D3 tidak kosong maka formula akan mencari nilai tertinggi eh... terendah antara dua sel tersebut.
Kita bahas kolom 'Keterangan'. Formula di kolom ini agak rumit dan mungkin sulit dipahami, jujur saya masih agak ragu dengan formula yang saya buat. Tapi Insyaallah benar kok :). Ini formula untuk sel F3, lalu tinggal anda copykan kebawahnya.
=IF(NOT(OR(E3="D";E3="E";E3="F"));"Tidak Mengulang";"Mengulang")Sebenarnya fungsi NOT pada formula diatas bisa dihilangkan, tinggal anda mengganti bagian TRUE dan FALSE pada fungsi IF induknya. Sepertinya yang sudah kita bahas, fungsi OR akan bernilai TRUE jika salah satu saja parameternya bernilai TRUE. Pada formula diatas (pada sel F3), fungsi OR seharusnya bernilai FALSE karena 'Nilai Akhir' di sel E3 adalah "A", tapi saya balik kondisinya menjadi TRUE dengan fungsi NOT sehingga menghasilkan teks "Tidak Mengulang" (kondisi TRUE pada fungsi IF induknya). Jika anda menghilangkan fungsi NOT maka anda harus membalik kondisi TRUE dan FALSE di fungsi IF induknya yaitu teks "Tidak Mengulang" dan "Mengulang".
Pada dasarnya fungsi TRUE dan FALSE akan berguna untuk memunculkan teks TRUE dan FALSE pada sel tertentu, meskipun dengan mudah anda dapat langsung mengetikkan kata TRUE dan otomatis dianggap sebagai suatu kondisi logis. Contoh penggunaan fungsi TRUE adalah =TRUE(). Katanya sih fungsi ini hanya untuk menjaga kompabilitas dengan datasheet lain, jadi kalau dikatakan tidak begitu penting mungkin ada benarnya juga. Saya pribadi lebih senang menggunakan TRUE dan FALSE sebagai suatu kondisi logis suatu perhitungan. Misalnya:
=IF(1+1=2;"Saya Keren";"Saya Jelek")Sepertinya sampai kiamatpun fungsi diatas akan menghasilkan teks "Saya Keren" kecuali ada hukum Matematika lain yang mengatakan bahwa 1+1 tidak sama dengan 2 :). Coba anda ketikkan pada sembarang sel formula =1+1=2, maka sel tersebut akan berisi TRUE. Seperti yang sudah saya katakan bahwa fungsi TRUE dan FALSE akan menghasilkan teks TRUE dan FALSE yang dapat kita potong-potong dengan fungsi LEFT misalnya. Suatu formula =LEFT(1+1=2;3) akan menghasilkan teks "TRU", suatu hal yang cukup aneh bagi saya karena kebiasaan saya bahwa hasil formula yang bertipe boolean seperti TRUE dan FALSE tidak dapat dipotong-potong seperti data bertipe string.
Berikut disajikan berapa komponen formula
Operator Aritmetika
Operasi Matematika | Operator Aritmetika |
Penjumlahan | + |
Pengurangan | - |
Perkalian | * |
Pembagian | / |
Pangkat | ^ |
Operator Logika
Operasi logika | Operator logika |
Sama dengan | = |
Tidak sama dengan | |
Lebih dari | |
Lebih dari sama dengan | |
Kurang dari | |
Kurang dari sama dengan |
Fungsi Logika
Fungsi | Bentuk Penulisan | Keterangan |
IF | IF(Tes Logika, Nilai Benar, Nilai Salah) | Mengecek apakah kondisi sesuai dan menghasilkan satu nilai benar dan yang lainnya salah |
AND | AND(Logika 1, Logika 2,….) | Mengecek apakah semua argument benar dan menghasilkan BENAR jika semua argument BENAR |
OR | OR(Logika 1, Logika 2,….) | Mengecek apakah beberapa argument BENAR dan menghasilkan BENAR atau SALAH |
NOT | NOT(Logika) | Menghasilkan SALAH jika semua argumen SALAH |
FALSE | FALSE() | Mengubah BENAR ke SALAH atau SALAH ke BENAR |
TRUE | TRUE() | Menghasilkan nilai logika BENAR |
Untuk membuat fungsi logika , langkah-langkah yang dilalui hamper sama. Perbedaannya adalah pada pilihan Category, yang dipilih adalah Logical, berikut diberikan langkah-langkahnya.
Misalnya, untuk dinyatakan lulus mata pelajaran Matematika, siswa harus mempunyai nilai rata-rata minimal 7.
a. Misalkan, arahkan kursor ke sel G5
b. Ketik tanda =
c. Klik Menu Insert
d. Pilih Function
e. Pada pilihan Category, pilih Logical
f. Pilih fungsi IF dan akan muncul kotak dialog yang berjudul Insert Function
g. Klik OK sehingga muncul kotak dialog lagi yang berjudul Function Arguments
h. Pada Logical_test, misalkan, isikan "F5>=7 "
i. Pada value_if_true, isikan "Lulus" artinya jika nilai pada sel F5 lebih besar atau sama dengan 7 maka muncul keterangan Lulus.
j. Pada value_if_false, isikan "Tidak Lulus" artinya jika nilai pada sel F5 kurang dari 7 maka akan muncul keterangan Tidak Lulus
k. KIik OK sehingga pada sel F5 muncul keterangan Lulus karena nilai rata-ratanya lebih
dari 7
by ADMIN









